Jumat, 23 Agustus 2013

TRANSMISI

 TRANSMISI MANUAL


Transmisi atau biasanya orang Indonesia menyebut persneling adalah gigi ratio pada gearbox yang terhubung langsung dengan as roda sehingga kendaraan (mobil) dapat berjalan dengan kecepatan yang diinginkan oleh pengemudinya. Gigi transmisis tersebut biasanya terdapat 4 atau lebih tingakatannya, tentunya semakin tinggi akan semakin cepat perputarannya, tetapi tenaganya lebih rendah. Inilah alasan mengapa ketika menanjak posisi gigi peresneling biasanya rendah.
Manual Gear Box Pengertian Transmisi Manual Pada MobilUmumnya pada mobil terdapat beberapa jenis transmisi, nah kali ini Oto-id akan membahas salah jenis transmisi yakni transmisi manual. Pada transmisi manual ini pengemudi diwajibkan menginjak kopling saat akan memindahkan (naik/turun) posisi transmisi yang diinginkan. Setelah menginjak kopling perpindahan tuas transmisi (yang biasnya dipindahkan dengan tangan kiri) akan mudah dan ringan.
Mengapa hal ini terjadi? Karena gearbox manual tersebut berhubungan langsung dengan pelat (kampas) kopling dan dekrup yang ketika kopling dilepaskan maka roda akan berputar mengikuti mesin. Sebaliknya jika kopling diinjak maka roda tidak akan berputar mengikuti mesin meskipun posisi persenling masuk gigi 1.
Lalu apa fungsinya hal tersebut? Yang pertama jelas akan memperhalus saat perpindahan transmisi, jadi mesin tidak terlalu brutal dan mengurangi hentakan sehingga mobil masih bisa dikendalikan saat melakukan perpindahan transmisi. Yang kedua fungsi kopling mamnual tersebut adalah untuk memutus tenaga mesin ke roda, sehingga mesin tetap hidup meskipun dalam keadaan berhenti dan posisi transmisi masuk gigi 1 atau lebih.
posisi gigi transmisi mobil asia Pengertian Transmisi Manual Pada MobilUntuk transmisi manuam mobil Eropa dan Asia terdapat perbedaan, sehingga perlu dipahami agar tidak terjadi kecelakaan saat mengendarainya. Perbedaan tersebut terletak pada posisi gigi mundur (R), jika pada mobil Asia letak posisi transmisi mundur ada pada kanan bawah, sedangkan pada mobil Eropa terdapat pada kiri atas (sejajar posisi gigi 1) atau biasanya juga terdapat pada kiri bawah (sejejar posisi gigi 2).
posisi gigi transmisi mobil eropa Pengertian Transmisi Manual Pada MobilPerbedaan lainnya, beberapa mobil Eropa terdapat pengaman berbentuk cincin pengaman yang letaknya dibawah tuas transmisi, cincin ini berfungsi untuk menghindari pengemudi salah memasukkan gigi karena posisi gigi 1 identik dengan posisi gigi mundur. Ketika cincin ini ditarik keatas, maka tuas transmisi bisa dimasukkan gigi mundur. Mobil Asia tidak perlu pengaman ini karena posisinya tidak sama dengan gigi lain.
Berdasarkan cara pemindahan gigi maka transmisi manual dibedakan menjadi 3 yaitu : 

1. Tipe Sliding mesh.
2. Tipe Constant mesh.
3. Tipe Sincromesh.


Transmisi Tipe Sliding Mesh
Transmisi Tipe Sliding Mesh adalah jenis transmisi manual yang cara kerja dalam pemindahan gigi dengan cara menggeser langsung roda gigi input dan out putnya. Transmsi jenis ini jarang digunakan, karena mempunyai kekurangan–kekurangan :
Perpindahan gigi tidak dapat dilakukan secara langsung/memerlukan waktu beberapa saat untuk melakukan perpindahan gigi.
Hanya dapat menggunakan salah satu jenis roda gigi.
Suara yang kasar saat terjadi perpindahan gigi.


Transmisi Tipe Constant Mesh
 Transmisi tipe constant mesh adalah jenis transmisi manual yang cara kerja dalam pemindahan giginya memerlukan bantuan kopling geser agar terjadi perpindahan tenaga dari poros input ke poros out put. Transmisi jenis constant mesh antara roda gigi input dan out put nya selalu berkaitan, tetapi roda gigi out put tidak satu poros dengan poros out put transmisi. Tenaga akan diteruskan ke poros out put melalui mekanisme kopling geser. Transmisi jenis ini memungkinkan untuk menggunakan roda gigi lebih dari satu jenis.


Transmisi Tipe Sincromesh 
Transmisi jenis sincromesh dapat menyamakan putaran antara roda gigi penggerak (in put) dan roda gigi yang digerakkan (out put). Kelebihan yang dimiliki transmisi jenis sincromesh yaitu : Pemindahan gigi dapat dilakukan secara langsung tanpa nenunggu waktu yang lama. Suara saat terjadi perpindahan gigi halus. Memungkinkan menggunakan berbagai jenis roda gigi.
Transmisi Tipe Sincromesh 
Transmisi jenis sincromesh dapat menyamakan putaran antara roda gigi penggerak (in put) dan roda gigi yang digerakkan (out put). Kelebihan yang dimiliki transmisi jenis sincromesh yaitu : Pemindahan gigi dapat dilakukan secara langsung tanpa nenunggu waktu yang lama. Suara saat terjadi perpindahan gigi halus. Memungkinkan menggunakan berbagai jenis roda gigi.


Mengenal Sincromesh 
Sincromesh berarti menyinkronkan atau menyamakan. Sincromeh terdiri dari berbagai komponen yang menjadi satu (unit) yang dapat menyamakan putaran antara roda gigi input dan out put pada transmisi.


Mekanisme sincromesh (hub assy) berfungsi untuk menghubungkan dan memindahkan putaran input shaft ke output shaft melalui counter gear dan gigi percepatan. Mekanisme sincromesh terdiri dari lima bagian, di antaranya adalah :

  1. Clutch hub, berhubungan dengan output shaft melalui splin (alur), sehingga apabila clutch hub berputar maka output shaft juga ikut berputar. 
  2. Hub sleeve, dapat bergerak maju mundur pada alur bagian luar clutch hub, sedangkan hub sleeve berkaitan dengan garpu pemindah (shift fork). Hub sleeve berfungsi untuk menghubungkan clutch hub dengan gigi percepatan melalui synchronizering dan gigi konis yang terpasang pada tiap-tiap gigi sikap. 
  3. Sincromeh, terpasang pada bagian samping clutch hub yang berfungsi untuk menyamakan putaran gigi percepatan dan hub sleeve dengan jalan mengadakan pengereman terhadap gigi percepatan saat hub sleeve digeserkan (dihubungkan) oleh garpu pemindah pada salah satu sikap. 
  4. Shifting key, dipasang pada tiga buah tempat yang terdapat pada sincromesh dan clutch hub, seperti terlihat pada gambar. Fungsi shifting key untuk meneruskan gaya tekan dari hub sleeve selanjutnya ditekan ke sincromesh agar terjadi pengereman pada bagian tirus gigi percepatan (dudukan sincromesh). 
  5. Key spring, berfungsi untuk mengunci dan menekan shifting key agar tetap tertekan kearah hub sleeve.
Cara Kerja Sincromesh

Posisi Netral
  • Saat posisi netral mekanisme sincromesh tidak berhubungan dengan salah satu gigi tingkat, sehingga tidak terjadi perpindahan tenaga dari gigi tingkat ke mekanismesincromesh yang berati poros out put tidak berputar (bebas).

    Posisi Pengereman
    • Jika hub slevee digeser kearah roda gigi tingkat maka akan terjadi pengereman, sehingga kecepatan roda gigi tingkat berangsur – angsur menurun dan setelah sesuai (sinkron) maka akan segera terhubung antara roda gigi tingkat dengan mekanisme sinkromesh .

Posisi Menghubung
  • Pada akhir langkah pengereman akan terjadi hubungan antara gigi tingkat dengan mekanisme sincromesh. Pada saat ini tenaga dari gigi tingkat dapat dihubungkan ke poros out put transmisi melalui mekanisme sincromesh



Tidak ada komentar:

Posting Komentar